Saya, Kamu dan Hal-Hal yang Melawan Kita

Ada yang aneh nggak sih dari kita? Selain makin ke sini kita semakin menua, kita juga nggak kawin-kawin. Beberapa waktu lalu saya diajak gabung ke grup teman-teman kuliah dulu, sebenarnya saya sangat menghindari grup-grup yang begituan karena selain bikin minder sama keadaan teman-teman yang sekarang, juga bikin memori internal hp makin sempit.

Dari 45 kawan sekelas saya waktu itu ternyata rata-rata mereka sudah punya anak 1 yang lagi lucu-lucunya dan yang belum nikah itu: ada 5 orang. Yang pertama dia sudah meninggal sebelum nikah, yang kedua dia belum move on setelah ditinggal nikah mantannya, yang ketiga keempat karena belum diketahui kabar dan kondisi terkini (jadi dianggap aja belum nikahšŸ˜€ ), dan yang kelima adalah saya.

Saya mah udah bosen sebenernya menjelaskan kenapa belum juga nikah. Tapi saya berusaha mengenal diri sendiri dan menerka-nerka apa alasannya.

1. Pacar Saya Terlalu Cantik dan Aduhai.

Alasan ini sebenernya nggak masuk akal sih, kalo cantik mah harusnya dia bakalan cepet-cepet dilamar biar nggak keduluan orang lain. Ya iya juga sih, tapi kan bisa aja ini rencana tuhan sengaja menunda pernikahan kami supaya umat manusia bisa mengagumi keindahan gadis perawan cantik ciptaanNya.

2. Rumah Calon Mertua Kena Radiasi Pesawat Alien Yang Melintas.

Dibanding alasan pertama, alasan nomer 2 ini nggak kalah logis. Persinggahan alien ke bumi itu udah jadi rahasia umum, banyak orang yang percaya alien itu ada dan ada juga yang beranggapan alien itu mahluk imajiner, sebagian lagi sedang mencari bukti konkret kalo alien itu ada, biar bisa ngecengin temen-temennya yang selama ini menganggap alien itu hasil imajinasi.

Saya mah beranggapan kalo alien udah ada sejak dulu, mereka sering ke bumi buat ambil sampel kehidupan bumi, nah mungkin aja kan waktu mereka melintas gitu rumah calon mertua kena radiasi yang membuat mereka jadi agak bimbang nerima saya jadi menantušŸ˜¦ . Diem-diem saya sering browsing gugel buat nyari penangkalnya, ada yang bilang batu pancawarna garut, ada yang bilang ferrari spider warna merah, ada yang bilang ramuan purwaceng dari pegunungan dieng, entahlah tapi saya masih nyari penangkalnya yang nggak berat diongkos.

3. Kena Kutukan Mantan

Yang pertama harus diklarifikasi di sini, maksudnya bukan mantannya pacar saya tapi mantan-mantan saya. Mantan pacar saya kalo dikumpulin dan dijadikan satu, mungkin jumlahnya sebanyak warga Bandung waktu hari libur. Dan akhirnya juga mereka sama-sama berikrar mengutuk saya “kamu nggak akan nikah sebelum kami punya anak”. Dari ke semua alasan itu yang paling masuk akal ya yang terakhir ini, karena nggak tertutup kemungkinan mereka masih menyimpan hasrat buat balikan tapi karena saya tolak mereka secara berjamaah akhirnya mereka kompakan deh mengutuk saya.

Yah begitulah resiko jadi saya. Kalo kata band Five for Fighting: it’s not easy to be me.

Sayang, jangan marah lagi ya :3

One thought on “Saya, Kamu dan Hal-Hal yang Melawan Kita

  1. melisa says:

    kamu itu istimewa.. aku gak bsa marah lama-lama ma ksayangn aku sendiri.. tapi terkadang kamu nyebelin.. tapi aku sayang.. sayang ma kamu.. terus lah buat aku tersenyum.. semangat hidup ku.. #LapIngusManaLapIngus..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s