Bismillah

Ternyata berbeda.

Perbedaan konsep tentang menikah.

Aku mau menikah agar hidupku lebih barokah. Agar jalanku diridhoi tuhan ketimbang tiap hari menumpuk dosa yang entah sudah berapa sekarang limitnya. Agar hidupku lebih tenang. Agar selalu ada yang merindukanku tiap kerjaku pulang terlalu malam.

Ah. Ternyata aku yang egois memaksakan kehendakku padamu.

Kamu masih ingin menikmati masa mudamu karena kedua kakakmu. Kamu yg aku selalu perjuangkan tp… ah sudahlah🙂

Aku yang salah. Harusnya aku tak perlu bawa-bawa nama tuhan untuk bisa menikahimu. Aku tak ingin menikahimu bila itu karena keterpaksaanmu saja. Aku tak ingin.

Aku harus giat kerja sekarang. Karena menikah itu butuh uang yg banyak agar tak dianggap remeh orang lain (iya, sesama mahluk tuhan yg lain).

Aku percaya tuhanku. Aku percaya dalam segala kondisi Dia akan tersenyum bila hambaNya memilih jalur yg tepat.

Biar kulepaskan egoku dan kupasrahkan tuhan saja.

Dear God, I belong to You.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s