Rinduku

Aku ingin mencintaimu sekali lagi, sekali saja, tanpa mereka, tanpa semua rasa bersalah, hanya kita.

Aku merindukan deretan rapih gigi putihmu.

Aku merindukan sudut lekukan hidungmu.

Aku merindukan senyum mematikan yang kerap hinggap di ujung bibirmu.

Aku merindukan tiap detik momen-momen manjamu.

Aku juga sering merindukan rasa penasaran yang biasanya kamu timbulkan saat kamu terlewat cuek. Dan aku hilang akal.

Aku merindukan saat kita bersama, kamu malu dan seringnya tersenyum misterius.

Aku merindukan caraku mencintaimu.

Dan

Aku merindukan rasa sakit mencintaimu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s